Kamis, 03 September 2015

Peri Negeri Matahari

Pertama kalinya lolos menembus media, luar biasa rasanya...
Inilah karya itu, 

Gambar berasal dari : http://www.kidnesia.com/
Lampung post, Januari 2011



Alkisah di sebuah negeri peri. Penduduknya dinamakan para peri negri matahari. Mereka adalah para peri yang selalu bersemangat menyambut pagi. Mereka juga selalu tersenyum ceria mengisi hari untuk belajar berbagai ilmu pengetahuan. Maka tak heran jika seluruh penduduk dari negri matahari terkenal pintar dan selalu punya kelebihan yang mengagumkan

 Tetapi hari itu ada seorang peri kecil yang sedang menangis di tepi danau biru. Dia terlihat sangat sedih. Dan karena tidak ada seorang pun di sekelilingnya, maka dia menceritakan keluh kesahnya pada air danau dan ikan-ikan yang sedang berenang di dalamnya.


“Hai ikan... kenapa aku tidak bisa seperti orang tuaku. Padahal setiap hari aku selalu belajar dengan giat...” peri kecil itu diam. Menyadari bahwa dia sedang berbicara sendiri. Namun kemudian dia melanjutkan berkeluh kesah. Paling tidak dia akan merasa lega dan tidak merasa malu karena tidak seorang pun yang melihat.

“Ayahku seorang pemain biola yang hebat, dan ibuku penari yang juga sangat hebat.. mereka berdua sering diundang ke istana peri untuk menggelar pertunjukan.. tapi kenapa aku tidak bisa seperti mereka. Belajar biola sungguh rumit, begitu juga menari... aku memang sangat bodoh... hiks.. hiks...” peri kecil itu kembali menangis.

Senin, 24 Agustus 2015

Serunya Ketemu Para Blogger di Rumah Komandannya


Hari minggu kemarin merupakan hari yang membahagiakan buat saya. Hmmm bagi keseharian saya sebagai ibu rumah tangga yang tercatat lebih sering dirumah ini, acara kopdar alias ketemuan teman-teman dari dunia maya adalah sebuah piknik yang bikin jiwa saya makin sehat :P , refreshing yang benar-benar melepas penat, dan tentu saja silaturrahmi yang membekas manfaat.

Saya dapat undangan dari Pakde Kholik. Blogger senior yang banyak dikenal para blogger aktif, heuheu.. saya yang berbulan-bulan ini nggak aktif ngeblog awalnya agak malu sih dapat undangan itu, he... Tapi yaaa kembali ke bahasan paragraf pertama, kalo kopdaran adalah piknik yang jarang-jarang terjadi, saya mempedekan diri untuk ikut datang, izin buat bawa ana-anak dan suami pula hihihi. Pakde yang welcome dan say monggo bikin saya makin niat buat datang ahahaha. Apalagi ada iming-iming koam renang buat anak-anak. Hepi banget anak-anak pas diajak.

Namun minggu pagi saya sempatkan ngelapak dulu jualan buku di car free day alun-alun Jombang. Mencoba keberuntungan jualan offlen setelah hampir setahun jualan buku onlen di TOKO BUKU BINTA. 


Setalah hampir jam sepuluh segera saya berangkat ke lokasi. Desa Megaluh, kolam renang Tirto Agung. Wih.. saya kira datang sebelum pukul sepuluh itu dapat rangking satu paling duluan datang, eh ternyata sudah rame. Yang blogger dari Surabaya, Sidoarjo bahkan dari Jateng sudah pada duduk manis ngumpul hehehe. Alhamdulillah senangnya ketemu para blogger senior yang banyak ilmu dan gak pelit berbagi pengalaman. Bisa ketemu Ustadz Ahmad Muhaimin Azzet, yang blongnya selalu sejuk postingannya. Pak Junaedi Jun (Blognya penuh ilmu banget tentang pertanian, lokalitas dan  bahasan-bahasan ber'gizi' yang lain. Blogger ini yang pernah saya wawancara riset novel Teatrikal Hati), Ada mbak Tatit Ujiani, Niar Ningrum, Sari Widiyarti, daaan lain-lain... yang awalnya sebenarnya merasa asing nggak kenal,

Minggu, 21 Juni 2015

Dag Dig Dug.... Aduuuh.

Baru saja saya membuka blog saya ini. Dan tiba-tiba ada tulisan bahwa blog tidak ditemukan.. huaaa.. ingin pingsan rasanya. Dan nangis sekeras-kerasnya. Udah cukup blog lama saya kemarin hilang karena kena hack orang tak bertanggung jawab. Sungguh pasti nyesek banget rasanya kalau terjadi untuk kedua kalinya heuheuuu....

Tapi setelah pelan-pelan menelusur lewat blogger ternyata masih bisa ditemukan. Alhamdulillaaaah.
MasyaAllah, mungkin ini teguran saya karena lamaaaa nian tidak menulis. Meski hanya sekedar isi blog. Saya keasyikan jualan di TOKO BUKU BINTA, fanpage di facebook saya menjual buku-buku baru dan bekas secara online dengan harga murah meriah.

Ya... lewat berjualan penghasilan saya lebih rutin meski juga tidak bisa dibilang banyak, dibandingkan dari menulis. Karena nulisnya juga tergantung mood dan nggak tiap saat nemu ide. Itulah yang membuat saya keasyikan sampai-sampai bisa dibilang 'malas' menulis meskipun menumpuk ide yang menghampiri kepala. Heuuuu menyedihkan bukan? padahal dulu saat rajin menulis saya selalu haus baca buku. Buku yang dipunya sudah habis terbaca sementara belum punya uang untuk beli buku baru. Kebalikan dari sekarang, sebagai bakul buku, saya rajiiin ngekep nyisihkan buku-buku bagus dari kulakan saya untuk disimpan, ditumpuk tapiiiii tidak kunjung dibaca. Atau dibaca tapi lambaaaan :"( :"(.  Yaa.. saat punya buku banyak, nafsu membaca tidak seganas saat 'miskin' buku.

Selasa, 09 Desember 2014

Salah Peluk

Mempunyai anak perempuan itu memang sangat menggemaskan, karakter dan responnya jauh berbeda dengan anak laki-laki. Lebih perasa dan gampang-gampang susah cara melumerkan hatinya.

Seperti kejadian senja kemarin bersama Zahra. Saat kami ikut berjama'ah sholat maghrib di musholla depan rumah. Biasa kan anak kecil menanti iqomahtgitu sambil lari-larian main sama temannya (lari-larian tapi juga sambil teriak sholawat dan pujian sesudah adzan :D). Nah kebiasaan Zahra itu suka peluk-peluk saya sehabis main. Kebetulan saat itu saya sedang gerah dan duduk dekat kipas angin. Bukan di atas sajadah yang sudah digelarkan Zahra buat saya. 

Tiba-tiba si Zahra lari sambil teriak "Ibuuuuk.." siap banget memeluk... tetangga saya yang pastinya juga sama pakai mukena hihihi. Posisinya itu loh sudah siap banget meluk dan merobohkan diri ke badan tetangga saya :D :D sebelum nyadar itu bukan saya. Kontan seluruh jama'ah tertawa geli. Eh langsung si Zahra nekuk muka dan hampir nangis karena malu hahaha.. 

Segera saya peluk dia meski sambil terkikik-kikik. Dan ternyata kejadian kecil itu sangat berarti besar bagi Zahra... sampai sepulang dari musholla dia masih nunduuuk aja seolah baru saja melakukan kesalahan paling fatal sedunia :D, Nggak mau senyum dan nggak mau bicara meski tetangga saya dan saya sudah bilang "Nggak apa-apaaaa, naaak"... 

Sabtu, 06 Desember 2014

Kalau Aku Sudah Besar Nanti...?

Ini cerita tentang si Fahri, anak sulung saya..

Pada satu siang saat kami ngumpul-ngumpul di rumah mbah utinya anak-anak. Datanglah seorang remaja cowok yang berniat mengantar undangan. Remaja cowok itu memakai kaus ketat dan celana jeans dengan aksesoris rantai becak di bagian sabuk menuju sakunya :D, rambutnya disemir dengan pinggir-pinggir agak pirang dan merah. Kemudian matanya sipit dan kulitnya putih. Hmmm mirip aktor korea gitu..

Kami sih nggak begitu fokus ngelihatin si remaja cowok itu sebelum si Fahri nyelutuk dengan polosnya.. "Hmm uwessss guantenge rek koyok aku besok-besok nek gede..." kontan kami semua tertawa ngakak mendengar ucapan Fahri. Ternyata dia terkagum-kagum dengan penampilan itu remaja hihihi...

"Aduh, nak lah kuwi kan anaknya putiiiih..." ucap saya reflek. Fahri cemberut malu
"Lah aku item ya, Buk..?" sambil merengut dengan rasa terlukaah.. :D

"Nggaaak.. nggak Fahri iku manisss kok" kooor kami meralat. Hahaha...

Owalah anak lanangku sudah punya gambaran tentang gimana menurutnya penampakan 'ganteng'. Yo wes lah nak... Gak apa-apa meski nggak mirip cowok tadi kalau kamu pas gede nanti, nggak apa-apa kok, level dan jenis ganteng masing-masing orang itu beda. Kamu bakalan jadi yang paling ganteng di mata ibumu ini meskipun sedunia bilang sebaliknya. Ya iyalah kecap tak ada yang nomor dua puluh sembilan :P

Umur 3 tahun

Senin, 01 Desember 2014

Perjalanan Pena Harus Berlanjut

Selamat pagi duniaa....
Pagi ini saya mencoba tersenyum dan membuat blog baru.
Meski masih sulit rasanya mengikhlaskan 2 blog yang saya rawat sepenuh hati itu hilang karena dijahili Hacker nakal.

2 blog saya sebelumnya adalah :
-http://bintaelmamba.blogspot.com/ (blog yang isinya campur-campur
-http://rumahnyabintajuga.blogspot.com/ (blog khusus resensi buku)

Tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba saya mendapatkan notif di email saya yang mengatakan bahwa paswrod dan nomor hape pemulihan akun saya dirubah. Sedang saya tak pernah merasa merubahnya. Otomatis karena akun gmail saya (yang untuk membuat blog itu) tidak bisa dibuka, maka blog saya pun tak bisa dibuka.. hikss.. Sakitnya tuh disiniiii (nunjuk kepala yang puyeng berhari-hari utak atik tapi tidak sukses memulihkan, mengembalikan akun saya seperti semula heuuu)